23 Nov 2011

Greyson Michael Chance

Kalian tahu kan siapa cowok tampan yang ada di foto? Yap! Dia adalah Greyson Michael Chance atau yang lebih dikenal dengan nama Greyson Chance

Cowok imut yang baru saja menggelar showcasenya di Jakarta pada 23 November 2011 ini lahir di Texas, 16 Agustus 1997. Dia adalah penyanyi pop-rock dan pianis asal Amerika Serikat yang tampil pada bulan April 2010 menampilkan lagu Paparazzi milik penyanyi nge-top Lady Gaga pada festival musik tingkat enam yang kemudian menjadi hits di Youtube.

Greyson sangat mencintai Enchancer/Greysonator---sebutan untuk para fansnya---

Kini Greyson Chance telah mengeluarkan album yang berjudul Hold On Til' the Night dan mengeluarkan dua single yang berjudul Unfriend You dan Waiting Outside the Lines.

Part 2

Tokyo, 15 Mei 2003

Kubuka mataku. Aku bangun dari tidurku. Aku sekarang berada di Jepang, tepatnya Tokyo Ya, aku pindah ke Jepang karena aku mendapat beasiswa untuk melanjutkan sekolah di Sekolah Menengah ternama di Jepang.

Pagi ini cukup cerah untuk ku jalani. Hari ini adalah hari pertama ospek. Aku berangkat ditemani oleh bibiku---Adik dari ibuku---Kim Nam-Goo dan Kim Seung-Yoo, kedua sahabatku yang sama-sama mendapat beasiswa di sekolah yang sama, dan Azura, sepupuku. Bisa dibilang Azura adalah sepupuku yang paling dekat denganku. Dia seumuran denganku dan kedua sahabatku. Dia juga bersekolah di sekolah yang sama.

Sesampainya di sekolah, aku, Kim Nam-Goo, Kim Seung-Yoo dan Azura pun bergegas menuju lapangan dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperintahkan oleh kakak kelas. Setelah bel berbunyi dan semua anak junior berkumpul, para senior mengajarkan lagu/hymne sekolah itu lalu menanyakan asal sekolah para juniornya. Ya, kalian tahu kan bagaimana masa-masa ospek?

"Eh, ke sana yuk! Aku lapar nih!" Ajak Azura sambil menunjuk makanan yang disediakan sekolah untuk para peserta ospek.
"Bukankah kamu membawa makanan?" Tanyaku.
"Lebih baik kita makan bekal kita saja!" Ujar Kim Nam-Goo.
"Oh,baiklah. Tunggu disini. Aku akan ke atas mengambil bekalku." Kata Azura ketus.

***

"Akhirnya sampai rumah juga!" Ujar Kim Seung-Yoo.
"Ibu, masih ada sushi kah?" Tanya Azura.

Bibiku pun menganggukan kepalanya yang kemudian menyiapkannya, Aku dan kedua sahabatku masuk ke kamar untuk menyimpan tas dan berganti baju. Aku, Kim Nam-Goo dan Kim Seung-Yoo memang sekamat. Karena hanya kamar itulah yang tersisa di rumah bibiku. Walaupun begitu, kamar itu cukup luas dan cukup untuk menampung kami bertiga.

"Anak-anak, makanan sudah siap. Cepat turun!" Teriak bibiku.
"Ayo cepat! Aku sudah sangat lapar!" Kata Kim Seung-Yoo.

Aku dan kedua sahabatku pun bergegas menuju ruang makan. Disana sudah terlihat Azura yang belum mengganti bajunya, bibi dan pamanku.

***

Akhirnya ospek pun selesai. Sekarang aku sudah resmi menjadi murid di sekolah itu. Dan sekarang aku sudah memakai seragam baru. Senang sekali rasanya! Sejenak aku melupakan masa-masa saat aku masih tinggal di Seoul bersama orang tua dan kakakku.

Aku sangat menyukai tempat ini. Disini aku cepat akrab dengan teman seangkatan maupun dengan kakak kelas. Dan semenjak tinggal di Tokyo, aku merasa paman dan bibiku lebih perhatian padaku dibandingkan dengan ayah dan ibuku. Sampai sekarang, baik orang tuaku maupun kakakku tidak menanyakan kabarku

"Sedih sih, tapi ya sudahlah." Ujarku dalam hati sambil menatap layar Iphone ku.

Teriakan Azura membuatku tersadar dari lamunanku. Azura menyuruhku untuk menemaninya ke lapangan basket dekat rumah. Azura memang menyukai basket! Aku pun segera berganti baju dan menuju ruang makan untuk menemui Azura, Kim Nam-Goo dan Kim Seung-Yoo.

"Maaf lama, tadi ganti baju dulu, hehehe." Ujarku nyengir.
"Aku pikir kau tidak mau ikut. Ya sudah! Ayo!" Ajak Azura.

***

"Hai Azura! Ini siapa?" Tanya salah satu teman laki-laki Azura sambil melambaikan tangan.
"Hai Rocky! Ini Ayumi Atsuko, sepupuku. Ini Kim Nam-Goo dan Kim Seung-Yoo, sahabat Ayumi. Mereka mendapat beasiswa untuk bersekolah di sekolahku. Mereka dari Seoul, Korea." Jawab Azura.

Aku dan kedua sahabatku yang tidak mengerti bahasa Jepang hanya tersenyum dan menjabat tangan laki-laki itu yang ternyata bernama Rocky. Kemudian Rocky memanggil teman-temannya dan memperkenalkan kami. Setelah itu, mereka pun bermain basket. Kim Seung-Yoo yang sama-sama hobi bermain basket, ikut bermain bersama mereka.

"AYUMI!! AWAS!!" Teriak Azura dari lapangan.

Tapi terlambat! Aku terkena bola basket cukup kencang dan aku jatuh pingsan. Terlihat darah keluar dari hidungku. Kemudian semua berlari ke arahku, termasuk Kim Nam-Goo yang tadi sedang berjalan-jalan keliling lapangan. Rocky menyuruh Azura untuk membawa es untuk mencegah darah keluar berlebih dari hidungku.

***

Tak lama kemudian aku sadar. Aku tidak tahu kalau aku sudah berada di kamar. Aku melihat bibi dan kedua sahabatku berada di sampingku, serta Azura dan teman-temannya mengelilingi kasurku. Dan aku melihat Rocky sedan bersama pamanku. Terdengar Rocky sedang meminta maaf kepada pamanku.

"Akhirnya kamu sadar juga. Tadi kita panik banget! Apalagi Rocky!" Ujar Azura.
"Hah? Kenapa Rocky?" Tanyaku.
"Dia yang tidak sengaja melempar bola padamu, Ayumi!" Kata Kim Nam-Goo geram.

Rocky yang melihatku sudah sadar langsung menghampiriku dan meminta maaf. Aku pun membalasnya dengan tersenyum tipis.

"Hidungmu sudah tidak apa-apa?" Tanya Rocky dalam bahasa Inggris.
" Iya, sudah lebih baik. Walaupun masih sedikit sakit." Jawabku sambil tersenyum.

Rocky kemudian menyuruhku untuk duduk. Rocky menatapku. Rocky mendekatkan badannya padaku. Wajah Rocky semakin dekat. Dan...............
Kalian penasaran kan lanjutan dari cerita yang ku buat yang tidak berjudul itu *-_-*? Tunggu sajaaa

J.K Rowling

Halo! Jasmine here!
Apakah kalian tahu J.K Rowling? Jika kalian Potterheads (sebutan untuk penggemar Harry Potter) pasti sudah tahu bahkan mengenal siapa J.K Rowling. Yap! Dia adalah penulis terkenal yang telah menghasilkan 7 novel Harry Potter. Mulai dari Harry Potter and the Sorcerer's Stone, Harry Potter and the Chamber of Secrets, Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, Harry Potter and the Goblet of Fire, Harry Potter and the Order of Phoenix, Harry Potter and the Half Blood Prince, dan Harry Potter and the Deathly Hallows.

Selepas perkawinannya berakhir dengan perceraian, pemilik nama asli Joanne Rowling ini berpindah ke Edinburgh bersama dengan anaknya tinggal berdekatan dengan rumah adik perempuannya. Di Edinburgh Rowling menghadapi masalah untuk menghidupi diri dan anaknya. Semasa hidup dalam kesusahan itu, Rowling menulis sebuah buku. Katanya, Rowling mendapat ide tentang penulisan buku itu ketika Ia sedang dalam perjalanan menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Setelah beberapa kali ditolak, akhirnya Rowling dapat menjual buku Harry Potter and the Sorcerer's Stone untuk jumlah sebanyak $4000.

Menjelang musim panas pada tahun 2000, tiga buku pertama Harry Potter yaitu Harry Potter and the Sorcerer's Stone, Harry Potter and the Chamber of Secrets, dan Harry Potter and the Prisoner of Azkaban telah menangguk keuntungan kurang lebih 480 juta dollar AS dalam masa tiga tahun dengan cetakan 35 juta naskah dalam 35 bahasa.

Pada Juli tahun 2000, Harry Potter and the Goblet of Fire telah dicetak untuk pertama kalinya sebanyak 5,3 juta naskah dengan pesanan tambahan sebanyak 1,8 juta naskah.

J.K Rowling, yang kini menjadi salah seorang wanita terkaya di Britania, merancang untuk mengarang 7 buah buku bagi seri tersebut yang setiap satunya meriwayatkan tentang setiap tahun Harry Potter, yaitu seorang bocah penyihir dan temannya yang bersekolah di Hogwarts, sekolah para penyihir. Buku kelimanya, Harry Potter and the Order of Phoenix, telah mulai dipasarkan pada jam 12 malam 21 Juni 2003, serentak di seluruh dunia selepas kurang lebih 3 tahun buku keempat diterbitkan. Buku keenam, Harry Potter and the Half Blood Prince juga telah diluncurkan secara resminya serentak di seluruh dunia pada 12.01 malam tanggal 16 Juli 2005.

WAW!! She's so amazing, right? Inilah sebabnya J.K Rowling merupakan inspirasiku