"So?" Tanya Greyson.
"If you want, we can get to the front cafe. There's a tuna sandwich, turkey sandwich, and others." Jelas Sisika.
"What are you waiting for? Come on!" Ajak Greyson.
"But, Grey We must ask for permission first to security."
"Hah!" Desah Greyson.
"Oh, come on, guys! Just security!" Aku menarik dengan Grey dan Siska.
DEG!!
"OMG, what happen with me?" Tanyaku dalam hati.
Jantungku berdegup kencang. Tanganku sedikit berkeringat ketika menarik Grey. Biasanya kalau tanganku berkeringat, aku sedang gugup.
"I'm fallin in love with Greyson? It's impossible!" Gumamku dalam hati.
"Luna, where do you go?" Tanya Siska.
"To the cafe of course." Jawabku.
"You're wrong direction, Luna!" Balas Siska.
"Oh, yeah. I'm sorry, guys. Hehehe."
***
Ya, sekarang aku jatuh cinta kepada Greyson. Greyson Chance, penyanyi terkenal, yang awalnya kukira sombong, menyebalkan, ternyata baik dan----tampan. Tapi tidak mungkin rasanya Greyson merasakan hal yang sama sepertiku.
Apalagi sekarang, sejak aku, Siska, dan Grey lulus. Aku dan Grey jarang bertemu. Dia sibuk dengan kehidupan barunya sebagai penyanyi. Dia sibuk berkunjung ke berbagai negara untuk menghibur penggemarnya.
"Hello Luna! How are you?"
Aku kaget! Greyson menghubungiku melalui video call. Oh, kebetulan sekali!
"Hi Greyson! I'm fine! How about you?" Balasku.
"Me too, Luna. Hey! Where's Siska? Isn't she with you?"
***
Sangat tidak mungkin kalau Greyson jatuh cinta kepadaku. Dia jarang menghubungiku. Tapi, saat dia menghubungiku, Grey pasti selalu menanyakan kabar dan keberadaan Siska.
"What happen, Luna?" Tanya Jennifer yang melihatku melamun di depan laptop.
"You waited Greyson to call you?" Tanyanya lagi.
Aku mengangguk, "Yes, Jennifer. I miss when Siska, Grey, and me play together at the park city. I hope the incident happens again. But----it's so impossible. He's a big artist!"
"I think he was entertaining the fans. Or maybe----he was sleeping." Kemudian Jennifer membiarkanku sendirian di kamar.
"Oh, why I always thinking about you, Grey?" Tanyaku dalam hati.
Tanpa sadar, air mataku jatuh ke pipiku dengan perlahan-lahan.
***
You know it feels when you fall in love with someone, but he left you just like that? I would say, yes! Why? Look, I'm fallin in love with someone----which used to be my closest friends. First, me and him like a cat and mouse----fight and "war". But there was one incident that makes me and him friends. Since that time, me, him, and my old friend always together. Until we finally graduated from the school. He started his new life. With new atmosphere, new enviroment, and----new friends. Until recently, he rarely call me. Once did he call me, he just asking for my old best friends news. I miss when we play together!
Ku tekan tombol 'enter'. Selesai mempost lewat blog pribadiku, aku langsung membuka twitter. Tak lama, aku melihat timeline, mataku tertuju kepada tweet yang berisi----hey, apa maksudnya?!
@greysonchance That story. Is it for me? Did ypu fall in love with me?
Apa?! Postinganku tadi dibaca oleh Grey! OMG! Bagaimana dia tahu blogku?
@Lunaaa Do you feel? So, what you feeling? Happy because you've got a new FAN?
Karena kesal, aku menutup semua halaman web. Sebelum aku mematikan laptopku, tiba-tiba saja ada yang menyapaku.
"Hi Luna! Is it for me?"
OMG, itu Grey!
"What?" Balasku.
"Your story, of course!" Jawabnya
"What do you think? Do you feel that the story was for you?" Balasku lagi.
"I don't know Luna."
Ketika aku ingin membalasnya-----dia offline.
"OMG!! HE'S CRAZY!! HE JUST--!! AH!!"
Aku segera mematikan laptopku dan langsung melempar tubuhku ke kasur. Aku menangis. Aku kesal!
***
Beberapa hari yang lalu, ketika aku sedang berada di taman, aku melihat---Grey. Dia bersama Siska! Oh, Grey melihat ke arahku. Tapi dia melanjutkan berbincang-bincang bersama Siska. Aku pun membalik arah dan mengayuh sepedaku cukup kencang.
"Okay, I must to forget him!" Gumamku dalam hati.
Sesampainya dirumah, aku disambut oleh Mom dan Jennifer.
"You're so fast home! Feeling you just get out of the house." Ujar Jennifer.
"Oh yeah, Mom was met Alexa. She left something for you."
Mom memberikan secarik amplop berwarna merah muda.
"From Greyson Michael Chance. Hhh!" Gumamku dalam hati.
"Okay, thanks Mom."
Aku pun berlari menuju kamarku. Jennifer dan Momsaling bertatap muka, heran melihat tingkahku yang di luar kebiasaan.
Aku pun berlari menuju kamarku. Jennifer dan Momsaling bertatap muka, heran melihat tingkahku yang di luar kebiasaan.
I'm so sorry, Luna. I have to go to Las Vegas. I must to stay there, because my schedule. But calm, I won't so sell my house. Sometimes I'll come back.
With love,
Greyson Michael Chance
Aku tersenyum. Aku terus memperhatikan kata-kata terakhirnya yang membuatku senang.
"Hey! it's not writing by him!" Ujarku ketika aku benar-benar memperhatikan surat itu.
Kekesalanku semakin bertambah. Tanpa basa-basi aku segera mengambil laptopku yang terletak di meja belajar. Ketika mengambil laptop, tanpa sengaja aku melihat Grey memasuki mobilnya.
Grey melihat ke arahku. Kaget! Aku pura-pura tidak melihatnya. Aku langsung menyalakan laptop, dan membuka blog pribadiku.
You know it's not considered by your friend? Eh, your EX FRIENDS? It is hurt, right? Yes, very hurt! And you know, when he gave a letter to me, he has not given directly to me. But through her sister, then my mom. After I look around, it's not him!
Tak lama kemudian, aku melihat ada seseorang yang mengomentar postinganku.
Your post is great. But please, don't be so sarcastic
Tidak ada nama pengirim. Aku membalasnya.
Thanks for your comment:-)
"Weird! I've set all that visit the blog to log in for comment." Pikirku.
Aku menutup blog. Karena aku sedikit bosan, aku membuka twitter.
@greysonchance you obviously posts for me, princess!
Apa?! Dia membacanya lagi?!